Anang- Ashanty Punya Cara Jitu Untuk Promosikan Natuna

Kunjungan pertama pasangan artis Ibukota Anang Hermansyah dan Ashanty ke Kabupaten Natuna, mendapat sambutan antusias ribuan masyarakat setempat,  hal ini ditandai dengan kerumunan “lautan manusia” membanjiri area panggung, puncak perayaan malam peringatan Hari Jadi Kabupaten Natuna ke 24 tahun, yang  dipusatkan di lapangan terbuka Pantai Piwang Ranai, Jumat (13/10) malam.

Rangkaian panggung hiburan peringatan hari jadi kabupaten Natuna tahun ini, berhasil menarik perhatian masyarakat sepanjang sejarah daerah ini terbentuk, apalagi dari info yang kami rangkum, tidak hanya warga pulau bunguran besar dan sekitarnya saja yang menghadiri, melainkan juga ada kedatangan ratusan orang masyarakat dari kecamatan Midai dengan sengaja ke pusat ibukota untuk menyaksikan aksi panggung pasangan artis ibukota ini.

Perform panggung Anang-Ashanty, awalnya hanya berencana menyanyikan sepuluh lagu, memberikan bonus tujuh lagu tambahan, untuk membayar antusias ribuan penonton yang hadir.

Dalam konten dokumentasi videonya, Anang-Ashanty mengaku sangat senang dan puas menghibur masyarakat Natuna, respon penonton yang begitu ramai, membuat semangat dan mengobati rasa lelah. Itu sebabnya Anang yang dikenal sebagai pencipta lagu, dan penyanyi lagu pop, harus sigap mengimprov sederetan lagu dangdut.

Anang-Ashanty tiba di Natuna, sehari sebelum jadwal manggungnya, bersama sejumlah crew dokumentasi, pasangan ini disambut dengan suguhan aneka kuliner khas Natuna di Kediaman Bupati Natuna, sambil memanfaatkan waktu luangnya, dilanjutkan dengan tour ke sejumlah titik destinasi wisata dan kuliner di Pulau Bunguran Besar, mulai dari Batu Alif stone Park, Pelabuhan SKPT (Sentra Kelautan Perikanan Terpadu) Natuna di Selat Lampa, Teluk Depih, Batu Kasah Cemaga, Senubing, makan malam di Natuna Dive Resort dan bermalam di Adiwana Jelita Sejuba Resort.

Pada hari kedua, misi tour berakhir di Kota Apung Sedanau Kecamatan Bunguran Barat, menggunakan kapal cepat dengan jarak tempuh sekitar 50 menit, ditempat ini, Anang-Ashanty mendapat kesempatan menikmati jamuan makan siang dengan menu napoleon (ikan ekspor hidup) bernilai puluhan juta rupiah, oleh pengusaha ikan hidup ternama di Natuna bernama Nato.

Hampir sebagian besar hasil buruan kuliner yang dirasakan rombongan Anang-Ashanty selama di Natuna menggunakan bahan dasar olahan ikan, udang lobster dan kepiting segar, tidak melalui proses frozen (pembekuan sebagai pengawetan) seperti sajian di kota besar.

Beberapa destinasi wisata yang dikunjungi Anang-Ashanty, tak luput dari sorotan lensa kamera rombongan kru, pemandangan wisata alam yang memang masih belum terkelola dengan baik ini, menjadikan nilai tambah bagi penunjung menjalani refreshing dan memanjakan mata, melihat bersihnya laut jernih dan hamparan pasir putih, serta tumpukan batu granit raksasa berusia ratusan juta tahun, menjadikan geosite sebagai geopark Natuna.

Kehadiran Anang-Ashanty di Natuna bukan semata urusan professional profit, melainkan permintaan kepada BUpati Natuna, jauh hari sebelum momen Hari Jadi Kabupaten Natuna, untuk berkesempatan berkunjung ke Natuna, sebagai kontribusi nyata dalam momen ini, Anang-Ashanty mengisi panggung hiburan pada puncak peringatan.

Tidak selesai sampai disitu, bahkan kedua artis ini, memberikan ruang promosi wisata secara gratis kepada Natuna, lewat channel youtube nya The Hermansyah A6, terbukti dalam tiga hari terakhir, terpantau konten dokumentasi perjalanan selama 2 hari yang terbagi dua part, berhasil menarik sebanyak 52 ribu kali ditonton dengan judul “Pertama Kalinya Ke Natuna Island!! Ternyata Banyak Tempat Cantik Dan Mewah!! berdurasi 41.25 menit dan “Ulang Tahun Pulau Tercantik!! Berhasil Goyangkan Warga Natuna!! berdurasi 32:53 menit ditonton sebanyak  41 ribu kali.

Untuk seorang publik figur sekelas Anang Hermansyah, yang memiliki sebanyak 6.28 juta pengikut channelnya, diyakini bakal mengalami progress cukup pesat, terbukti jumlah penontonnya terus bertambah setiap jamnya, atas muatan konten promosi wisata Natuna ini, pastinya akan lebih efektif, ketimbang berbagai upaya dan event dari dinas terkait dengan anggaran yang tidak sedikit.

Apalagi, dalam isi konten tersebut mengandung ajakan, edukasi dan pesan moril yang dikemas secara familiar, salah satunya singgungan terhadap sisi kelemahan akses transportasi dari dan ke Natuna, dimana tariff penerbangannya masih relatif mahal, karena dimonopoli pihak maskapai penyedia jasa, sebabnya ia berharap ada maskapai lainnya yang membuka jalur ke Natuna sebagai rivalnya, dengan begitu harganya akan kompetitif dan terjangkau.

Dari puluhan ribu kali ditonton, tentunya akan terus bertambah dan semakin viral, yang pada akhirnya informasi ini akan sampai dan menjadi perhatian pihak kompeten, untuk mencarikan solusi, karena dengan harga tiket yang logis dan ekonomi bagi semua kalangan, untuk 60 menit penerbangan, ini berpeluang akan banyak masyarakat mengunjungi destinasi wisata  dan resort ke Natuna.

Keramahan masyarakat melayu, kenikmatan ragam kuliner berbahan seafood segar, pemandangan indah dan tiket perjalanan murah, akan jadi nilai tambah bagi orang untuk memilih Natuna sebagai tempat berwisata, dan itu sebuah kolaborasi pertimbangan yang cukup komplek untuk dilirik.

Termasuk pasangan Anang- Ashanty yang berencana bakal mengulang kunjungannya ke Natuna bersama anak-anak nantinya, karena selama perjalanan ini adalah sebuah pengalaman seru, menarik dan berkesan yang bakal jadi buah bibir untuk saudara, keluarga dan kalangan entertaimen. Bahkan saat tour di Kota Terapung Sedanau, Anang- Ashanty spontan terpikir membangun aset hunian di Natuna dengan nuansa alam pesisir yang masih asri, meskipun sederhana namun ketenangan memanjakan mata dan pikiran adalah sebuah hal yang harus dibayar mahal.

Ditempat terpisah, Bupati Natuna Wan Siswandi S.Sos M.si mengaku, tidak menyangka kehadiran Anang- Ashanty dalam momen peringatan Hari Jadi Kabupaten Natuna tahun ini, mampu menyedot antusias ribuan warga Natuna, bahkan dirinya juga mendapati informasi, sedikitnya ada sekitar 400 orang warga kecamatan Midai yang rela datang ke ibukota kabupaten menggunakan Kapal Roro, untuk melihat secara langsung, Anang- Ashanty manggung, jumlah tersebut belum termasuk warga kecamatan terdekat seperti Pulau Tiga, Sedanau, Batubi dan Kelarik Bunguran Utara.

“Kita berharap, upaya ini bisa memberikan dampak positif bagi daerah dan masyarakat, baik dalam mendukung percepatan pembangunan maupun sisi ekonomis untuk kemajuan sektor wisata daerah secara jangka panjang, apalagi yang mempromosikan adalah publik figur ternama.”

Lewat momen ini, dirinya juga mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada semua pihak, yang telah ikut berpartisipasi mengisi pembangunan di daerah Natuna melalui porsinya masing-masing, termasuk peran media dalam menyebarluaskan informasi kepada khalayak ramai, sehingga daerah semakin dikenal secara meluas, memperoleh banyak capaian prestasi penghargaan dan peluang kerjasama.

Meskipun pemerintah daerah telah memanfaatkan jejaring media sosial lewat kanal youtube dinas kominfo Natuna dalam tayangan siaran langsung (live), dengan harapan, masyarakat yang domisilinya diluar Pulau Bunguran Besar, bisa tetap menyaksikan secara virtual diakses menggunakan hp, tanpa harus mengeluarkan biaya transportasi dan akomodasi untuk mendapatkan acara hiburan.

Sebab inilah, menjadi pelajaran sekaligus pertimbangan pihak pemerintah yang menyusun rangkaian acara, agar kedepannya juga bisa dilaksanakan ditingkat kecamatan secara bergilir, seperti Tabligh Akbar sebagai rangkaian penutup pada momen peringatan Hari Jadi Kabupaten Natuna tahun ini, dipusatkan di Kecamatan Midai dengan mendatangkan Ustad Abdul Somad (UAS) Jumat, (27/10) mendatang.

Sebelumnya, UAS dijadwalkan bakal melakukan silahturahmi dengan OPD dan tokoh masyarakat di Kantor Bupati Natuna, dilanjutkan mengisi Khutbah Jumat di Masjid Maulana Bandarsyah sebelum bertolak ke Midai bersama rombongan menggunakan kapal cepat Pemkab Natuna MV Indra Perkasa.(Hermann).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *