MN.Natuna- Geliat Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna yang dipimpin Bupati Natuna Wan Siswandi S.Sos M.si, dan Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda dalam upaya mengejar percepatan pemerataan pembangunan daerahnya, terus bergulir, sedikitnya tercatat sekitar 25 lembaga kementrian, yang secara “door to door” estafet dilakukan.
Ibarat pepatah mengatakan,”tak ada rotan, akar pun jadi” motivasi ini menjadi Bupati bersama Wakilnya Rodhial Huda, terus bersemangat, mencari peluang dengan jalur lobi, untuk mendapat jatah pembangunan didaerahnya.
Tidak melulu harus bersifat kegiatan pembangunan fisik yang menjadi targetnya, Natuna juga memperoleh kuota non fisik bidang peningkatan SDM berupa bea siswa perguruan tinggi dari rangkaian tour ini, Bupati membawa sejumlah tim OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait, belakangan terakhir, berhasil membawa kabar gembira untuk masyarakat Natuna.
Berbagai cara dilakukan mulai dari Kementerian hingga lembaga BUMN (Badan Usaha Milik Negara), untuk mendapatkan beasiswa bagi anak Natuna. Terbukti beberapa Universitas telah membuka pintu bea siswanya kepada puluhan putra-putri berprestasi tempatan.
Salah satunya di PEM (Politeknik Energi dan Mineral) Akamigas di Cepu Jawa Tengah sebanyak 6 (enam) orang tahun akademis 2022-2023, yang bersumber dari CSR (Coorporate Social Responsibility) Konsorsium Migas Natuna yang ditanggung penuh selama pendidikannya, 3 orang dari Medco E&P Natuna dan 3 orang Premier Oil Natuna Sea BV (Premier Oil Harbour Energy).
Tidak hanya itu, Wan Siswandi bersama Rodhial Huda juga berhasil, melobi kuota beasiswa dari PT PLN (Perusahaan Listrik Negara) sebanyak 10 orang bagi siswa berprestasi, untuk bea siswa pendidikan gratis di Institut Teknologi PLN Jakarta.
Sebelumnya, potensi Beasiswa Politeknik Perkapalan di Surabaya sebanyak 10 orang sudah diterima, bahkan jumlah kuota beasiswa perguruan tinggi ini terus bertambah, yakni sebanyak 15 orang untuk mengenyam pendidikan gratis di Universitas Pertamina Jakarta.
Beasiswa bagi 15 orang berprestasi di Universitas Pertamina Jakarta ini, merupakan update dari Kunjungan Bupati, Wakil Bupati beserta Sekda Natuna di Jakarta, dalam rangka melanjutkan kunjungan tour ke lembaga Kementrian RI.

Belum lama ini Rodhial Huda didampingi Sekda Natuna Boy Wijanarko Varianto juga bersilahturahmi sekaligus audiensi langsung, dengan jajaran Rektor UNHAN (Universitas Pertahanan) RI diantaranya, Laksamana Madya TNI Prof Dr., Ir. Amarulla Octavian M.Sc., DESD. Asean Eng membahas tentang potensi kerja sama pendidikan dan penelitian antara UNHAN RI dan Pemerintah Kabupaten Natuna di Gedung Rektorat Kampus Bela Negara UNHAN RI.
Meskipun belum membuahkan hasil, dirinya berharap, dalam waktu dekat mendapat respon persetujuan untuk mengakomodir program beasiswa untuk masyarakat Natuna di UNHAN RI, baik untuk ASN, maupun non ASN di Natuna.
Bupati Natuna bersama Wakilnya juga mengunjungi Badan Riset Sumberdaya Manusia Kelautan dan Perikanan RI. Dalam lawatannya, orang nomor satu di Natuna ini menggelar silahturahmi sekaligus audiensi
secara khusus, membahas permohonan kuota putra-putri Kabupaten Natuna, pada Satuan Pendidikan Kementerian Kelautan dan Perikanan tersebut. Hal ini merujuk pada salah satu amanat prioritas pemerintah pusat yang tertuang dalam lima pilar pembangunan di Natuna, salah satunya sektor kelautan dan perikanan.
Audiensi tersebut, Bupati Natuna didampingi Wakilnya menyampaikan bahwa, dalam upaya menunjang pembangunan dibidang perikanan dan kelautan harus didukung dengan sumber daya yang mumpuni. Perikanan dan kelautan adalah salah satu prioritas pembangunan pemerintah pusat di Kabupaten Natuna. Mengingat, Natuna dengan geografis daerah kepulauan 98 persen luas wilayahnya, adalah laut, Sehingga berbagai treatment telah dilakukan untuk memaksimalkan potensi laut yang ada.
Ini langkah awal untuk melobi lembaga kementrian untuk memperhitungkan pentingnya pembangunan SDM daerah terdepan seperti Natuna, guna menunjang pengelolaan daerah yang lebih baik.
Saat ini, puluhan anak Natuna berprestasi sudah bisa menikmati pendidikan non formal di Perguruan Tinggi secara gratis seperti, Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas di Cepu, 10 orang di Politeknik Perkapalan Negeri di Surabaya, IT (Institut Teknologi) PLN, Universitas Pariwisata di Batam dan Universitas Pertamina 10 orang.

Wan Siswandi bersama Wakilnya juga mengagendakan dalam waktu dekat untuk melaksanakan audiensi, dengan Akademi Metrologi dan Instrumentasi Kementerian Perdagangan, dan Universitas Telkom.
Pemerintah daerah pada tahun 2022 kemarin, juga menganggarkan sebesar Rp.350 juta untuk kontrak kerja sama atau MoU (Memmorandum of Understanding), dalam upaya memfasilitasi pelaksanaan tes Rekpro (Rekrutmen Proaktif) Polri dengan Mabes Polri dan Polda melalui Polres Natuna. Sasaran kegiatan ini dilakukan sebagai upaya agar peluang penerimaan putra dan putri tempatan di Natuna lebih maksimal.
Terang saja, usaha tersebut membuahkan hasil, terbukti sebanyak 29 orang dinyatakan lulus tes ditambah 1 orang lagi merupakan Qori dari Hafiz Qur’an. Karena sengitnya persaingan peserta, jika harus mengikuti tes secara umum yang dipusatkan di Polda Kepri di Batam, selain menguras biaya yang tidak sedikit untuk biaya akomodasi dan transportasi peserta, sehingga lewat MoU rekpro ini, bisa dilaksankan di Natuna dan diperuntukan bagi putra dan putri asal Natuna.(Hermann).













