
Natuna.MNK- Unit Layanan Pelanggan PLN Ranai tahun 2022 ini, bakal mengupgrade program listrik pintar, kepada pelanggan yang masih menggunakan meteran berbasis pasca bayar.
Manager (Unit Layanan Pelanggan) ULP PLN Ranai Boni Sofianto kepada medianusantara menyebutkan, upgrade pelanggan pasca bayar ke prabayar ini, sebagai bentuk migrasi dari meteran konvensional ke sistem token, yang dimaksudkan untuk memberikan kemudahan kepada pelanggan sekaligus bentuk kemajuan sistem digital.
Tercatat sedikitnya 4000 dari 26.000 pelanggan di Natuna saat ini, masih menggunakan meteran pasca bayar, kedepan, secara bertahap pengguna pasca bayar ini akan dilakukan penggantian meter digital, namun pihaknya bakal memprioritaskan upgrade ini kepada pelanggan yang kerap mengalami tunggakan keterlambatan pembayaran.
Boni juga menyebutkan, selain mempermudah pelanggan dalam melakukan transaksi pembayaran atau pengisian pulsa prabayar, beberapa keunggulan yang diberikan cukup menguntungkan, karena system prabayar ini, selain bebas biaya beban bulanan dan sangsi denda serta, potensi pemutusan meter oleh petugas, saat pengguna menonaktifkan pemakaian dalam waktu lama.
Nominal pengisian voucher lebih bervariasi mulai dari 20 ribu hingga 10 juta, dengan begitu pengguna juga bisa lebih berhemat, mengatur pengeluaran biaya sesuai pemakaian barang elektronik yang diperlukan saja, sehingga pelanggan bisa menyesuaikan sendiri estimasi pemakaian, dari besaran nominal voucher token tersebut.
Perubahan atau migrasi dari pasca bayar ke prabayar, tentunya akan dibarengi dengan penggantian unit Meter Prabayar (MPB), dengan sistem pengukur digital, akurasi ukur meteran ini jauh lebih baik, juga dilengkapi alarm indikator peringatan yang akan berbunyi sebelum pulsa pelanggan habis.
Sehingga pelanggan bisa mengurangi pemakaian untuk menunda waktu pengisian voucher berikutnya, dsiamping itu, pengguna juga bisa mengisi pulsa listrik sesuka hati tanpa terikat waktu, memikirkan batas pembayaran terakhir yang ada pada system pasca bayar.
Kemudahan ini, tentu akan sangat membantu pelanggan, apalagi yang berada di pelosok, jauh dari perkotaan, mereka bisa mengakses pengisian pulsa token kapan saja dan dimana saja, tidak terkecuali bagi penyedia jasa sewa rumah dan toko, yang kerap ditinggalkan beban biaya listrik oleh pihak penyewa.(Hermann).













