Satu Komando, Struktur Kepengurusan AJOI Natuna Terbaru Dibentuk

Natuna.MNK – Musyawarah Cabang (Muscab) pembentukan pengurus organisasi DPC Aliansi Jurnalistik Online Indonesia (AJOI) Natuna kepengurusan baru periode : 2022 – 2026 digelar, kegiatan ini dipusatkan di Ruang Rapat Redaksi media online Kabar Terkini, Jalan Air Lakon Ranai, Minggu (20/2) malam.

Ditengah meningkatnya pandemic Covid-19 di Natuna, rangkaian diprakarsai secara internal dan sederhana, kendati demikian, hal tersebut tidak menyurutkan kehadiran 23 awak media yang tergabung dalam kepengurusan DPC AJOI di Natuna,

Lewat momen ini, Roy Parlin Sianipar secara aklamasi kembali dipercaya untuk membawa organisasi media siber ini empat tahun kedepan, kemudian, ketua terpilih dua periode ini juga melakukan penunjukan pengurus untuk mengisi struktur bidang kerja, sesuai dengan kemampuan latar belakangnya. Dengan begitu, harapan kedepannya, menjadi evaluasi bagi organisasi ini menjadi lebih baik lagi.

Dalam sambutan singkatnya, ketua terpilih Roy Sianipar menjelaskan, pergeseran beberapa pengurus dalam struktur diharapkan bisa memberikan kontibusi positif terhadap kemajuan dan program kerja organisasi.

Ia juga menekankan agar anggota yang pengurus yang tergabung dalam wadah ini, untuk terus aktif memproduksi karya tulis sesuai kaedah jurnalistik, bisa memberikan kontribusi terhadap pembangunan dan menjadi corong informasi publik baik yang sarat dengan nilai edukasi dan informatif.

” Anggota dan pengurus AJOI Natuna harus aktif menulis, karena yang tergabung, adalah wartawan online, sehingga kecepatan dan akurasi dalam membuat berita paling diutamakan, jadi bisa diakses secara update kepada pembaca.”

“Jangan bikin malu AJOI, ikut meliput tapi berita tidak ada. mengaku wartawan, tapi tidak pernah menghasilkan karya jurnalistik. Apalagi sampai plagiat, silahkan mundur,” papar pemilik media siber metroindonesia.co.id itu.

Selain kecepatan dalam menulis berita, pengurus AJOI Natuna harus memahami Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers, Hindari membuat berita hoax, karena sangat merugikan masyarakat dan daerah.

“Saya rasa wartawan tergabung di AJOI Natuna sangat memahami dasar-dasar jurnalistik. Sebab selama ini, tidak pernah mempublikasi berita menyesatkan pembaca atau membuat berita hoax,” tegas Roy.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *