Segudang Pengabdian Danlanud RSA Berikan Wajah Baru Lanud Ranai

MN.Natuna- Komandan Pangkalan Udara Raden Sadjad Kolonel (Pnb) Jajang Setiawan S.M. M.Han PSC(J) paparkan sejumlah program padat karya kepada sejumlah awak media, di Aula VVIP Graha Serasan, Selasa (18/4).

Dalam gelaran silahturahmi Lanud RSA bersama organisasi profesi Persatuan Jurnalis Natuna (PJN), Jajang mengajak awak media untuk ikut serta dalam mensosialisasikan, bahwa keberadaan Lanud RSA Ranai untuk memberikan kenyamanan sekaligus menjamin keamanan masyarakat Natuna.

Hal itu dibuktikan dengan tupoksi TNI AU yang ikut berkontribusi menjaga pertahanan dan keamanan sisi udara Natuna sebagai daerah perbatasan NKRI,  begitu juga kehadirannya didalam aktifitas dan pengamanan utilitas terminal penumpang bandara, mengingat, jalur udara merupakan akses strategis yang sangat rentan terhadap keluar masuknya barang terlarang, seperti salah satunya narkoba yang bisa merusak generasi penerus.

Sejak (17/2) 2022 lalu dirinya resmi menerima tongkat komando Lanud RSA, Jajang tidak berpangku tangan dalam menjalankan kebijakan strategis dari pejabat terdahulunya, terbukti, Lanud RSA telah banyak bertransformasi dengan wajah barunya, mulai dari renovasi rumah ibadah Masjid Mina, Gereja Pos Pengamanan, Rehab Sekolah TK Angkasa Yayasan PIA Ardhya Garini Cab.17, Gereja, Kantor PIA, pembangunan loket elektonik parkir bandara berbasis kontribusi PAD (Pendapatan Asli Daerah), alih fungsi Ruang tunggu VIP bandara menjadi VVIP Graha Serasan dan masih banyak lagi.

Selain sejumlah bangunan fisik, seluruh prajurit Lanud RSA yang dibawahinya, tidak luput untuk dikaryakan, dirinya menjamin, masyarakat tidak lagi mudah menemui anggotanya yang menganggur pada jam dinas, bahkan ia juga membuka kembali akses lintas di kawasan Lanud sebagai jalan alternative dari dan ke pelabuhan dan pemukiman kota tua Penagi hingga pukul 22.00 wib.

Namun demikian, ia meminta agar para pengguna jalan, untuk ikut mematuhi aturan berlaku, yakni dengan kecepatan maksimal 40km/jam pada daerah non pemukiman dan 30km/jam diwilayah komplek pemukiman, hal ini untuk mencegah terjadinya kecelakaan, bagi pengendara umum yang melanggar akan diberikan sangsi tegas berupa penyitaan kendaraan selama tiga hari.

Danlanud RSA Ranai Kolonel (Pnb) Jajang menyerahkan bingkisan tali asih secara simbolis kepada ketua organisasi profesi PJN Roy Parlin Sianipar

Disisi lain, dirinya juga memberlakukan sangsi secara fair kepada anggotanya, yang kedapatan berkendara dengan kecepatan tinggi diwilayah jalan umum.

“Kalau ada masyarakat, yang menemukan anggota Lanud RSA ugal-ugalan dijalan raya, silahkan tangkap, sita kendaraannya dan laporkan ke petugas POM AU, untuk menerima tindakan disiplin anggota.”

Pada Akhir sesi silahturahmi ini, Jajang bersama jajaran perwira Lanud RSA dan awak media melaksanakan sholat magrib berjamaah juga  disusul dengan penyerahan bingkisan tali asih kepada belasan awak media yang hadir.

Penulis: Herman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *