Pagaralam,MNK – Setelah melewati proses seleksi dan prekrutan ribuan anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) se Kota Pagar Alam dilantik serta diambil sumpah sebagai garda terdepan pelaksanaan pemilu 2024.
Diketahui, KPPS yang merupakan ujung tombak serta garda terdepan proses pemungutan suara, dilantik serentak se Indonesia, Kamis (25-01-24).
Pantauan dilapangan, ribuan anggota KPPS yang tersebar dilima Kecamatan se Kota Pagar Alam pelantika dilakukan di lima tempat berbeda.
Seperti halnya di Kecamatan Pagar Alam Utara, sebanyak 973 anggota KPPS yang akan bertugas di 139 TPS termasuk TPS khusus (Lembaga Pemasayarakatan) mengikuti proses pelantikan di Aula SD Negeri 74 Gunung Gare Kota Pagar Alam.
Komisi Pemilihan Umum, melalui Divisi Hukum dan Pengawasan Pinji Aprianto mengatakan, bahwa pelantikan dan pengambilan sumpah anggota KPPS ini merupakan bagain dari rekor Museum Rekor Indonesia (MURI).
“Karena ada sekitar lima juta anggota KPPS dilantik secara bersamaan,” paparnya saat membacakan sambutan ketua KPU RI.
Disampaikanya, bahwa KPPS sangat penting perannya sebagai Penyelenggara Pemilu, sebagaimana diatur dalam Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum.
“Salah satu tugas KPPS adalah melaksanakan pemungutan dan penghitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Disebutkanya, Pada hari ini, Kamis, tanggal 25 Januari 2024, dilakukan pelantikan KPPS sebanyak 5.741.127 orang untuk 820.161 TPS. Lokasi pelantikan KPPS tersebar pada 71.000 titik.
Ia menambahkan, Pelantikan pada hari ini juga ditandai dengan penanaman 5.709.898 bibit pohon secara serentak di lokasi pelantikan.
“KPU menyadari dengan tercetak banyaknya logistik Pemilu berbahan baku kertas, memberikan dampak signifikan terhadap kelestarian alam. KPU memandang pentingnya penanaman bibit pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan,” imbuhnya.
Pasalnya, kata dia, Total kebutuhan kertas dengan berbagai jenis untuk logistik Pemilu 2024 sekitar 65.998 ton atau setara 65.998.000 kilogram kertas.
“Kebutuhan tersebut dapat diganti dengan menanam 5.709.898 bibit pohon. Maka diharapkan setiap bibit pohon akan mengganti 11,6 kilogram kertas,” tukasnya.
Koresponden Tomi













