Lewat rangkaian konggres pemilihan Askab (Asosiasi Kabupaten) PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) Kabupaten Natuna yang dipusatkan di Kantor Sekretariat KONI Kabupaten Natuna, Sabtu (5/3) lalu.
Wan Arismunandar selaku anggota yang juga menjabat Ketua Komisi I DPRD Natuna, terpilih secara aklamasi sebagai ketua Askab PSSI Natuna untuk periode masa bhakti Tahun 2022-2026 mendatang.
Dalam prosesi konggres tersebut, selain Wan Arismunandar, peserta konggres mengusung dua figur calon ketua Askab PSSI Natuna, yaitu Suhelmi.
Melibatkan 11 club sepak bola anggota PSSI Natuna yang memiliki suara, proses voting tertutup mengantar Wan Arismunandar memperoleh tujuh suara yang menjadikan dirinya unggul tiga suara dari kompetitornya.
Dalam sambutan singkatnya, Wan Arismunandar menyampaikan visi misinya dia lebih menekankan kepada dukungan anggaran untuk pembinaan club-club bola, terutama yang tergabung di Askab PSSI Kabupaten Natuna.

“Saya akan meminta Dispora nanti menganggarkan dana pembinaan, minimal bagi 11 club yang menjadi anggota PSSI,” ucap Wan Aris.
Sebagai anggota DPRD Natuna, Wan Aris akan melakukan koordinasi dengan Koni, Dispora Kabupaten Natuna serta Banggar di DPRD supaya dukungan anggaran tersebut dapat terealisasi.
Tanpa adanya dukungan anggaran tentu saja, pembinaan club-club bola sulit untuk dilakukan, apalagi untuk dapat berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi lagi.
Selanjutnya Wan Arismunandar meminta, kepada seluruh club bola yang ada di Kabupaten Natuna untuk bergabung dan mendaftarkan diri menjadi anggota PSSI.
“Segera lengkapi persyaratan masuk Askab, nanti pengurus yang akan melakukan seleksi,” terangnya.
Dalam menyusun kepengurusan, Wan Aris berjanji akan melibatkan club-club bola, serta merangkul Suhelmi kompetitornya dalam pemilihan ketua.
“Saya akan percayakan proses pembinaan nantinya kepada ahlinya, saya siap bertangung jawab dengan langkah dan keputusan apapun yang kita ambil Askab nantinya,” ujar politisi Partai Nasdem itu.
Terakhir Wan Aris mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada kepengurusan sebelumnya, dan akan melibatkan mereka dalam kepengurusannya.
“Pengalaman adalah hal yang paling berharga, makanya saya akan rangkul, termasuk Alan mantan ketua Askab sebelum saya,”.













