Warga Nelayan Dukung KIP TIMAH PT. PNAU

Kundur, MNK – Dimasa perekonomian serbal sulit, paska Pandemi Covid.19 seperti saat ini, kehadiran Investor yang nota-bene memberi angin segar, terhadap PAD ( Pendapatan Asli Daerah ) dan membantu tingkat perekonomian sebahagian warga, perlu mendapat dukungan dari berbagai pihak.

Lesunya perekonomian yang dirasakan banyak pihak, jika tidak secara bersama-masa dimulai, untuk menumbuh-kembangkannya kembali, sampai kapanpun, sulit bagi Kita untuk dapat kembali menata, kehidupan yang lebih baik untuk kedepannya.

Kehadiran KIP ( Kapal Isap Produksi ) Timah Swasta dibawah bendera PT. Prima Nusa Arta Unggul, diperairan Kecamatan Kundur dan Kecamatan Ungar, yang resmi telah mengantongi berbagai macam Surat Izin, dengan satu tekat dan komitmen Perusahaan, akan bahu-membahu bersama Pemerintah Daerah, berusaha menumbuh-kembangkan kemajuan pembangunan di Desa, Kelurahan dan Kecamatan serta akan peduli dengan warga yang terimbas dari dampak usaha Pertambangan, seiring dengan berjalannya waktu.

Seperti yang dikatakan Koordinator Nelayan Desa Gading Kecamatan Kundur Safi’i, saat diminta komentarnya melalui Via Ponsel Jum, at 7 Januari 2022 menurut Sapii, selaku warga kelompok nelayan, yang terimbas dan berdampak langsung terhadap usaha Pertambangan, kehadiran PT. PNAU diperairan Kundur, cukup membantu Perekonomian keluarga para nelayan setempat, yang memang didalam beberapa tahun terakhir ini, tidak masukpun KIP, hasil tangkapan Ikan memang sudah terasa sangat berkurang, sukur ada KIP yang mau melakukan Penambangan Timah diperairan Kundur, dapat juga Kami selaku nelayan menopang perekonomian keluarga, dimasa serba sulit seperti saat ini kata Safi’i.

Seriusnya Perusahaan melakukan Penambangan Timah di Perairan Kundur,llll” telah dibuktikan dengan memberikan Konvensasi kepada ratusan nelayan, baik yang ada di Desa Lubuk, Kel. Gading Sari dan Kel Tg. Batu Kota Kec. Kundur beserta Desa Batu Limau, Desa Sungai Buluh, Kelurahan Alai Kec.Ungar sebagai warga yang berdampak langsung jelas Safi’i.

Terkait adanya tuntutan dari banyak pihak, kesemuanya itu diluar kewenangan Kita selaku nelayan, dan dirinya ( Sapii ) yakin dan percaya, Perusahaan Pasti akan menjembatani ragam permasalahan seiring berjalannya waktu, sesuai dengan sejauh-mana dampak yang dirasakan oleh warga ujarnya.

Ditempat terpisah Ketua NTKK ( Nelayan Terpadu Kabupaten Karimun ) Kecamatan Ungar M. Yusuf ketika diminta tanggapannya masih melalui Via Ponsel mengatakan, Memang benar semua kelompok nelayan di dua Kecamatan Kundur dan Ungar sangat mendukung kehadiran KIP, terkait adanya tuntutan lain diluar nelayan. itu merupakan kewenangan perusahaan, sama seperti apa yang dijelaskan Koordinator Nelayan Desa Gading Sari.

Pihak Perusahaan pasti akan menjembataninya, sesuai besar kecilnya dampak akibat Pertambangan. seiring dengan berjalannya waktu ucap Yusuf.
Lain halnya menurut Salim, nalayan sekaligus Tokoh Pemuda Warga Desa Lubuk menurut Salim, Perusahaan memahami permintaan warga, sepanjang berdampak terhadap usaha pertambangan yang dilakukan, jika warga tidak percaya dengan keberadaan izin yang telah disampaikan oleh Perusahaan, dan ingin mempertanyakan masaalah Izin Pertambangan Timah yang dilakukan oleh PT. PNAU, silakan tanya dengan Dinas Pertambangan Kepri atau Langsung ke kementerian Pertambangan di Jakarta, mau bertanya masaalah Olah Gerak KIP, silakan ke KSOP Kelas 1 Di Karimun, dan jika masih ingin bertanya masaalah akibat dari Tambang, ikan menjadi berkurang, tanyakan permasalahan ini ke Dinas Perikanan dan Kelautan di Kabupateb Karimun, jika perusahaan dianggap”Mencuri Star” terkait Pertambangan yang dilakukan, lapor kepada Polisi selaku Aparat Penegak Hukum, kesemuanya punya aturan main, bersikaplah arif dan bijak didalam menyikapi permasalahan, tidak zamannya lagi mengandalkan emosi untuk menyelesaikan Mis Komunikasi ungkap Salim.

Koresponden : Sapril

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *